Jumat, 07 Maret 2014

Efek Positif dan Negatif Kafein Bagi Tubuh

Efek Positif dan Negatif Kafein Bagi Tubuh

Efek samping kafein bagi kesehatan telah dipelajari secara ekstensif, efek kafein untuk jangka pendek seperti sakit kepala, mual, kecemasan telah terbukti sebagai gejala ringan efek dari mengkonsumis kafein sedangkan untuk jangka panjang mengkonsumsi kafein dapat mengurangi resiko penyakit seperti Parkinson, diabetes tipe 2, penyakit hati dan penyakit kardiovaskular, efek kafein juga bisa membuat orang waspada, merangsang otot jantung, otot polos, meningkatkan sekresi lambung dan menghasilkan diuresesis.
Berikut adalah efek positif dan negatif kafein Bagi Tubuh
Efek positif :
  • Mengkonsumsi kafein dalam jangka panjang dikaitkan dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan diabetes.
  • Penelitian awal meunjukan bahwa mengkonsumsi kafein meminimalkan penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan termasuk mengurangi resiko penyakit Alzheimer.
  • Kafein meningkatkan kadar neurotransmiter seperti norepinefrin , asetilkolin , dopamin, serotonin, epinefrin dan glutamat.
  • Asetilkolin dalam kafein dikaitkan dengan perhatian, konsentrasi belajar, dan memori, tetapi tidak ada bukti konklusif bahwa kafein memiliki efek pada memori dan fungsi kognitif.
  • Mengkonsumsi kafein dengan dosis rendah menunjukan kewaspadaan dan penurunan kelelahan.
  • Kafein telah terbukti meningkatkan tingkat metabolisme.
  • Kafein dapat mengurangi risiko terkena kanker dan menghasilkan keterlambatan dalam onset rata-rata kanker.
  • Kafein dikaitkan dengan penurunan resiko penyakit Parkinson dan penggunaan kafein dipelajari sebagai pengobatan untuk penyakit gejala Parkinson.
  • Kafein dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.
  • Kafein dapat mengurangi jenis tertentu penyakit kanker hati.
  • Kafein mungkin menjadi sumber aktivitas antioksidan menyehatkan terhadap beberapa radikal bebas dalam tubuh.
  • Kopi mengandung kafein dapat meningkatkan efektivitas penyerapan gastrointestinal beberapa pembunuh rasa sakit.
Dalam studi ini adalah manfaat terbesar yang diamati pada mereka yang minum kopi dalam waktu yang panjang dalam hidup mereka.
Efek Negatif Kafein :
  • Kafein dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan peningkatan stroke serta penyakit pembuluh darah otak yang pada gilirannya meningkatkan risiko demensia multi-infark.
  • Kafein dapat mengurangi kontrol gerakan motorik halus (misalnya tangan menjadi gemetar)
  • Kafein dapat meningkatkan sekresi kortisol.
  • Kafein dapat berkontribusi terhadap peningkatan insomnia dan latensi tidur.
  • Kafein adalah zat adiktif, kafein dapat menghasilkan sakit kepala.
  • Dosis tinggi kafein (300 mg atau lebih tinggi) dapat menyebabkan kecemasan.
  • Konsumsi kafein yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan kemungkinan mengalami halusinasi pendengaran.
  • Konsumsi kafein yang tinggi mempercepat keropos tulang di tulang belakang pada wanita pascamenopause.

Sabtu, 01 Maret 2014

Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan Varises

Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan Varises -



Varises penyakit yang biasa muncul dibagian kaki tepatnya pada bagian betis ini memang tidak terlalu berbahaya namun  akan berbahaya bila varises tumbuh pada bagian vital tubuh seperti esophagus, scrotum dan vulva. Varises adalah sebuah kondisi dimana pembuluh vena normal mengalami pelebaran atau dilatasi akibat pengaruh peningkatan tekanan vena. Pembuluh darah vena berfungsi mengangkut darah, sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh dan kembali ke jantung. Varises dapat mengahambat peredaran darah yang menyebabkan tubuh kita akan merasa nyeri dan lelah. Bentuk varises cenderung berwarna kehijauan dan ukurannya bervariasi, berukuran besar dan juga kecil, bisa memanjang dan juga pendek. Varises dapat terjadi dimana saja pada bagian tubuh pada kaki, tangan, esophagus, scrotum dan vulva. Namun yang paling sering yaitu pada bagian betis. Penyakit varises pada kaki terutama disekitar betis akan membentuk urat-urat yang menonjol keluar. Bagi wanita yang bekerja dan sangat mementingkan penampilan penyakit ini sangat mengganggu dan mengurangi rasa percaya diri dengan bentuk otot otot yang menonjol keluar.

Penyebab Varises pada Kaki

  • Memakai sepatu hak tinggi
    Hak sepatu yang terlalu tinggi membuat gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, menjadi tidak maksimal.
  • Faktor keturunan
    Varises biasanya terjadi saat dewasa akibat perubahan hormon dan bertambahnya berat badan. Varises yang terjadi di usia muda, kemungkinan besar disebabkan faktor keturunan.
  • Kehamilan
    Meningkatnya hormon progesteron dan bertambahnya berat badan saat hamil yang kaki semakin terbebani, akibatnya aliran darah dari kaki, tungkai, pangkal paha dan perut bagian bawah pun terhambat.
  • Terlalu banyak berdiri
    Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh dan memperparah beban kerja pembuluh vena dalam mengalirkan darah. Bila profesi Anda mengharuskan banyak berdiri, usahakan untuk tidak berdiri dengan posisi statis (diam), tapi tetap bergerak. Misalnya dengan berjalan di tempat, agar otot tungkai dapat terus bekerja memompa darah ke jantung.
  • Kurang gerak
    Gaya hidup perkotaan yang kurang gerak, menyebabkan otot sekitar pembuluh darah vena tidak mampu memompa darah secara maksimal.
  • Merokok
    Kandungan zat berbahaya dalam rokok membuat pembuluh darah menjadi kaku dan terjadi penyempitan, sehingga dinding pembuluh tidak elastis lagi.
  • Kolesterol tinggi
    Kedua jenis penyakit ini berhubungan erat dengan masalah peredaran darah, kelainan pembuluh darah dan kegemukan yang memicu terjadinya varises.

Gejala / Tanda – tanda Varises

  • Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, diikuti otot yang mudah pegal, kaku, panas dan sakit di seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
  • Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
  • Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
  • Perubahan warna kulit (pigmentasi) di seputar mata kaki, akibat tidak lancarnya aliran darah. Kadang diikuti dengan luka di sekitar mata kaki yang sulit sembuh.
  • Kaki bengkak (edema) karena adanya pembendungan darah.
  • Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berkelok-kelok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.

Pencegahan dan Pengobatan Varises

  • Setelah beraktivitas seharian, berbaringlah dengan posisi kaki dan tungkai lebih tinggi dari jantung selama 20 menit. Bagi yang sudah terkena varises usahakan tidur dengan posisi seperti ini untuk melancarkan peredaran darah ke jantung.
  • Lakukan olahraga secara rutin
  • Usahakan agar tidak berdiri terlalu lama
  • Jangan memijat terlalu keras daerah varises, karena dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah vena.
  • Sering duduk berselonjor kaki
  • Perbanyak makan yang berserat tinggi, dan kurangi yang mengandung protein hewani

Pengobatan Alernatif untuk Varises

  • Konsumsi makanan kaya lesitin, seperti kacang kedelai; peterseli, air jahe serta pepermint yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah.
  • Pijat aroma terapi dengan bahan minyak cypress yang berkhasiat merangsang sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah. Pilihan lainnya: minyak lavender, rosemary, mint atau lemon.
  • Berendam bergantian di air hangat (suhu 41-43 derajat Celcius) dan air dingin (suhu 15 derajat Celcius), masing-masing selama 15-30 detik dan di ulang selama 30 menit, untuk melancarkan peredaran darah serta menguatkan dinding pembuluh darah. Atau semprotkan kaki secara bergantian, terutama di daerah betis bagian belakang, dengan air panas dan air dingin seperti di atas.
  • Pijat refleksi di ujung saraf telapak kaki dapat membantu membuang tumpukan kristal dari sisa metabolisme di ujung-ujung syaraf, atau lakukan akupunktur dan akupresur di titik-titik tertentu.

Jumat, 28 Februari 2014

Risiko Bernafas Melalui Mulut





Efek bernafas melalui mulut
, akibat bernafas melalui mulut, risiko bernafas melalui mulut, cara bernafas yang benar, bernafas menggunakan mulut, selanjutnya akan dibahas dibawh ini.

Seseorang yang memiliki kebiasaan bernafas menggunakan mulut bukan hanya membuat anda malu karena harus melepaskan bau mulut, tetapi ada konsekuensi kesehatan yang serius terkait pola pernafasan abnormal tersebut.


Pernafasan mulut terjadi saat anda menghirup dan menghembuskan nafas melalui mulut bukan melalui hidung. Sekalipun hal ini lebih umum terjadi pada orang di malam hari tetapi ada beberapa orang yang telah terbiasa bernafas melalui mulut pada siang hari.


Penyebab umum dari pernafasan mulut antara lain karena alergi, kelainan anatomi seperti pembesaran amandel dan kelenjar gondok, penyumbatan pada sinus atau hidung dari polip, menyimpangnya septum atau infeks. Jika anda bernafas melalui mulut pada malam hari, bisa jadi terkait gejalan apnea.


Pernafasan mulut sebenarnya tidak berbahaya, tetapi jika kebiasaan tersebut telah kronis akan meiliki efek negatif. Ketika anda bernafas melalui hidung, udara akan melewati selaput lendir dan sinus, yang akan menghasilkan oksida nitrat untuk mebantu fungsi oto polos tubuh pada jantung dan pembuluh darah.


Ada beberapa pemikiran bernafas melalui mulut mungkin tidak mendapatkan semua oksigen yang anda butuhkan. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan dalam beberapa situasi dapat menyebabkan stress pada jantung dan paru-paru, sperti dilansir dari theglobeandmail.


Dalam hal kesehatan gigi, bernafas melalui mulut bisa mengeringkan rongga mulut dan menyebabkan bau mulut, penyakit gusi dan kerusakan gigi.


Anak-anak yang bernafas melalui mulut dapat menggembangkan cacat fisik dan memliki kualitas kesehatan dan perilaku yang buruk. Pertumbuhan anak akan terhambat dan prestasi akademiknya akan buruk karena kelelahan dan kurangnya perhatian.


Penyebab pernapasan mulut pada anak-anak dapat terjadi dikaernakan pembesaran amandel atau kelenjar gondo. Terlepas dari penyebabnya, anak harus segera mendapatkan pertolongan dari dokter untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Senin, 24 Februari 2014

Mengurangi resiko penyakit jantung dengan jalan kaki

Mengurangi resiko penyakit jantung dengan jalan kaki - Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang sering mengancam manusia. Sebenarnya, penyakit jantung dan jenis penyakit kardiovaskular lainnya bisa dicegah dengan cara yang sederhana, yakni dengan rutin jalan kaki. Hal ini juga senada dengan apa yang dikatakan Hippocrates, seorang dokter asal Yunani, “jalan kaki adalah teman terbaik manusia”. Namun demikian, untuk pengaplikasiannya dibutuhkan kesadaran dari setiap individu itu sendiri, dan ini tidak terjadi padasetiap orang.

Jalan Kaki Selama 30 Menit = Latihan Aerobik

 

Menurut Dr Kathryn Taubert dari World Heart Federation, kesadaran merupakan langkah awal untuk kesehatan jantung. Berjalan kaki adalah hal yang sederhana, sama sederhananya dengan menghitung asupan kalori yang kita makan, dan setiap orang seharusnya bisa melakukannya.
Sebuah survei dilakukan mengenai kebiasaan orang dewasa yang rutin jalan kaki di 6 negara yakni Inggris, Spanyol, India, China, Brasil, dan Amerika Serikat. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa ada 55 persen orang yang melakukan jalan cepat di bawah 30 menit setiap harinya. Padahal, jalan kaki selama 30 menit sama dengan latihan aerobik yang bermanfaat dalam mengurangi resiko penyakit jantung.


Hasil temuan lainnya yang cukup menarik perhatian adalah bahwa 1 dari 3 orang dewasa di Inggris dan AS diketahui tidak memperhatikan lama waktu berjalan mereka setiap harinya dibandingkan dengan 1 dari 6 orang dewasa di India. Selain itu, orang-orang di Inggris dan AS juga berjalan kaki dengan kecepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang di negara berkembang.
Beberapa penelitian memang telah membuktikan bahwa jalan kaki dapat menigkatkan kesehatan. Namun, kecepatan ketika berjalan itulah yang menjadi kuncinya. Menurut Cardiovascular Institute, jalan kaki sama seperti latihan aerobik selama 30 menit, dan aktivitas ini merupakan cara paling mudah untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Berjalan sejauh 4 hingga 6 kilometer beberapa hari dalam seminggu selama 30-60 menit sangat bermanfaat bagi tubuh, diantaranya adalah oksigen akan tersuplai lebih banyak ke berbagai organ tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu memperkuat jantung. Selain mengurangi penyakit kardiovaskular, membakar kalori, dan meningkatkan harapan hidup, jalan kaki juga dinilai memberikan manfaat lebih baik bagi jantung dibandingkan dengan bentuk latihan intensif lainnya yang dilakukan sehari-hari. Jalan kaki juga merupakan aktivitas ringan yang minim risiko akan cidera.

Presiden World Heart Federation, Dr Srinath Reddy mengatakan “kakimu dapat membawa jantung jadi lebih sehat”. Maka dari itu, sebelum penyakit kardiovaskular menyerang, rutinlah jalan kaki agar jantung tetap sehat dan kuat. Semoga bermanfaat..

Tips mengoptimalkan pernapasan saat sedang berlari

5 Tips mengoptimalkan pernapasan saat sedang berlari, trik mengoptimalkan pernapasan saat sedang berlari, cara mengoptimalkan pernapasan saat sedang berlari

 Bernapas dengan benar adalah salah satu hal yang harus anda terapkan ketika sedang berlari. Ini bertujuan agar anda tidak merasa sesak napas ketika berlari. Sistem pernapasan berperan penting dalam efektivitas seorang pelari. Apabila dia bisa membawa oksigen lebih banyak, maka dia akan lebih kuat dibandingkan dengan pelari-pelari lain.
Secara alami, seseorang akan kehabisan napas ketika berlari. Hal ini dikarenakan otot-otot memerlukan oksigen lebih banyak ketika melakukan aktivitas fisik. Selain itu, paru-paru juga akan bekerja lebih keras agar bisa menyerap oksigen. Menerapkan pola pernapasan yang efisien ketika berlari akan membuat seseorang mendapatkan oksigen dengan lebih efektif dan efisien. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan daya tahan tubuh dan memungkinkan untuk berlari lebih jauh & nyaman. Mengoptimalkan ritme napas bukanlah hal yang sulit. Ada beberapa cara yang bisa anda terapkan untuk membantu mengoptimalkan pola pernapasan saat sedang berlari.

5 Tips mengoptimalkan pernapasan saat sedang berlari

 

1. Bernapas lewat mulut
Bernapas dari hidung ketika sedang berlari akan membuat otot-otot wajah jadi mengencang dan rahang cenderung mengeras. Oleh sebab itu, cobalah bernapas lewat mulut ketika berlari, karena akan membuat oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar lebih banyak dibandingkan lewat hidung. Bernapas melalui mulut akan membuat otot-otot wajah tetap rileks sehingga membuat anda lebih tenang dan santai. Apabila napas anda mulai habis, maka perlambat sedikit gerakan kaki anda.

2. Gunakan pernapasan perut
Cobalah untuk bernapas dari diafragma atau perut, bukan dari dada. Untuk melatihnya, berbaringlah telentang kemudian lihat gerakan perut ketika sedang bernapas. Pernapasan yang benar adalah ketika anda melihat perut naik dan turun setiap kali bernapas, sementara dada kurang bergerak. Terapkan teknik ini ketika anda berlari.

3. Ambil napas pendek
Menarik napas terlalu dalam dan panjang dapat menyulitkan anda untuk berlari dengan jauh atau lama. Oleh sebab itu, bernapaslah secara pendek dan tidak terlalu dalam sehingga memungkinkan anda untuk mengatur napas.

4. Napas secara berirama
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah konsistensi (berirama) saat bernapas. Anda dianjurkan untuk menarik dan mengeluarkan secara berirama atau konsisten, terlepas seberapa cepat anda dalam berlari. Contohnya adalah dengan mengambil napas setiap 2 langkah atau 3 langkah lari (sesuai kondisi tubuh).

5. Dengarkan napas
Libatkan telinga anda untuk mengontrol pernapasan. Apabila anda mendengar napas mulai terengah-engah, maka segera kurangi kecepatan berlari. Dan bila sudah mulai stabil, tingkatkan kecepatan secara perlahan.
Bernapas dengan benar saat berlari merupakan hal yang penting, karena akan membantu anda untuk menurunkan stres serta dapat meningkatkan stamina fisik dengan baik.

10 manfaat Timun


Manfaat Timun | Khasiat timun 

Timun adalah sayuran nomor 4 yang paling dibudidayakan di dunia dan dikenal sebagai salah satu makanan terbaik untuk kesehatan tubuh. Di Indonesia sendiri, timun sudah tidak asing lagi dijumpai sebagai pelengkap hidangan-hidangan khas tanah air mulai dari gado-gado hingga nasi goreng. Namun banyak dari kita masih belum mengetahui seberapa besar manfaat timun bagi kesehatan, setidaknya ada 10 manfaat timun yang bisa kita peroleh, diantaranya adalah :

1. Sumber Vitamin B
Timun kaya akan kandungan vitamin B yang dapat menjaga tubuh anda dari serangan penyakit.

2. Rehidrasi tubuh & Mengisi Ulang Vitamin Harian
Timun mengandung 95 persen air sehingga dapat menjaga tubuh anda dari dehidrasi sambil membantu tubuh menghilangkan racun. Timun memiliki sebagian besar vitamin yang dibutuhkan tubuh dalam satu hari. Kulit timun juga mengandung vitamin C yang cukup banyak

3.  Perawatan Kulit dan Rambut
Jika anda tidak suka makan kulit timun, bisa anda gunakan untuk mengatasi iritasi kulit dan luka bakar. Manfaatkan juga sepotong timun diatas mata yang bengkak, karena sifat anti-inflamasinya dapat membantu mengurangi pembengkakan. Selain itu, silikon dan sulfur yang terkandung di dalam timun juga dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut.

4. Melawan Kanker
Timun diketahui mengandung lariciresinol, pinoresinol, dan secoisolariciresinol. Ketiganya memiliki sejarah kuat dari penelitian sehubungan dengan penurunan resiko beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, kanker ovarium, kanker rahim, dan kanker prostat.

5. Perawatan rumah
Timun juga bermanfaat dan bisa digunakan untuk menghilangkan embun/kabut yang ada di cermin. Gosokkan sepotong timun di area cermin dan timun tersebut akan menghilangkan kabutnya. Ambil irisan timun dan gosokkan sepanjang engsel yang berderit dan pintu akan berhenti mencicit.

6. Meredakan Bau Mulut
Ambil seiris timun dan tekan ke langit-langit mulut anda dengan lidah selama 30 detik, fitokimia akan membunuh bakteri yang bertanggung jawab dalam menyebabkan bau mulut.

7. Menghindari ‘Morning Sickness’
Untuk menghindari ‘morning sickness’ atau sakit kepala di pagi hari, makanlah beberapa iris timun sebelum tidur. Timun mengandung gula, vitamin B, dan elektrolit untuk menambah nutrisi yang penting, mengurangi intensitas baik mabuk atau sakit kepala.

8. Membantu menurunkan berat badan dan mengatasi masalah pencernaan
Karena timun rendah kalori dan mengandung air yang sangat tinggi, timun adalah diet yang ideal untuk orang-orang yang sedang ingin menurunkan berat badan. Kandungan air yang tinggi dan serat makanan dalam timun sangat efektif dalam membersihkan tubuh dari racun yang ada pada sistem pencernaan. Mengonsumsi timun setiap hari dapat dianggap sebagai obat untuk sembelit kronis.

9.Mengobati diabetes, mengurangi kolesterol dan mengontrol tekanan darah
Jus Ketimun mengandung hormon yang dibutuhkan oleh sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin yang telah diketahui sangat bermanfaat bagi pasien diabetes. Para peneliti menemukan bahwa senyawa yang disebut sterol dalam timun dapat membantu mengurangi kadar kolesterol. Timun mengandung banyak kalium, magnesium dan serat. Ini akan bekerja efektif untuk mengatur tekanan darah. Hal ini membuat timun sangat membantu dalam mengatasi tekanan darah rendah dan tekanan darah tinggi.

10. Meningkatkan kesehatan sendi, mengurangi nyeri sendi
Timun merupakan sumber yang sangat baik dari silika, yang diketahui dapat membantu meningkatkan kesehatan sendi dengan memperkuat jaringan ikat. Timun juga kaya akan vitamin A, B1, B6, C & D, Folat, Kalsium, Magnesium, dan Kalium. Ketika dicampur dengan jus wortel, timun bisa meredakan encok dan nyeri artritis dengan cara menurunkan kadar asam urat.
Itulah beberapa manfaat timun yang bisa kita peroleh. Semoga artikel ini bermanfaat.

Sabtu, 22 Februari 2014

LIMA JENIS SENJATA KIMIA PALING BERBAHAYA

LIMA JENIS SENJATA KIMIA PALING BERBAHAYA

LIMA JENIS SENJATA KIMIA PALING BERBAHAYA
Berikut lima jenis senjata kimia paling berbahaya yang menjadi hal sangat menakutkan dalam pertempuran dikarenakan dapat menimbulkan efek mengerikan jika diterapkan pada rudal, roket, bom, granat, pecahan senjata dan ranjau darat:

1. VX: racun berbahaya dalam bentuk cair dan uap, dapat menyerang sistem syaraf pusat. Bahan kimia ini dianggap 100 kali lebih beracun melalui sentuhan terhadap kulit daripada syaraf, dan dua kali lebih berbahaya melalui pernafasan. VX dapat menyebabkan kematian beberapa menit setelah terkena. Bahan kimia itu mematikan dengan menyerang otot yang dikendalikan dalam keadaan aktif sehingga otot lelah lalu membuat kerja otot jantung dan paru paru terhenti.

2. SULFUR MUSTARDS : merupakan gelembung dan unsur perantara alkali. Bahan kimia ini dalam keadaan murni tak berwarna, namun secara umum berwarna kuning hingga coklat dan sedikit berbau mustard atau bawang putih. Sulfur Mustards menyebabkan luka pada kulit, mata dan saluran pernafasan. Tidak ada penawar racun atas keracunan sulfur mustard, satu-satunya cara efektif yaitu dengan mengurangi kontaminasi semua daerah yang terkena. Sepuluh miligram bahan kimia itu dapat menewaskan korbannya.

3. SARIN: Komponen yang sangat beracun, baik dalam bentuk cair maupun gas, menyerang sistem syaraf pusat dan dapat menimbulkan kematian beberapa menit setelah terkena. Bahan ini memasuki tubuh melalui pernafasan, pencernaan, mata dan kulit.

Dr. Gerhard Schrader adalah seorang kimiawan Jerman yang berspesialisasi dalam penemuan insektisida baru, berharap bisa membuat kemajuan demi melawan kelaparan di dunia. Namun, Dr. Schrader terkenal karena penemuan berbahaya gas beracun seperti sarin dan tabun, dan karena hal ini, terkadang dia dipanggil "bapak gas beracun."

4. CHLORINE: Gas kuning kehijauan dengan bau tajam yang lebih berat dari udara. Bahan ini bereaksi dengan berbagai bahan organik, menimbulkan api dan ledakan keras. Menimbulkan efek korosif pada mata dan kulit. Penyebaran melalui udara menyebabkan kesulitan bernafas dan edema paru-paru. Tingkat terkena yang tinggi dapat menyebabkan kematian.

5. HYDROGEN CYANIDE: Sangat mudah terbakar, tidak berwarna dalam bentuk gas ataupun cair. Dalam keadaan terbakar menyebarkan racun dan dapat memicu ledakan. Dapat menimbulkan iritasi mata, kulit dan saluran pernafasan. Bahan ini dapat menyerang sistem syaraf pusat sehingga sirkulasi tidak berfungsi.